Sonntag, 9. Oktober 2011

cooking is easy and fun!

yo semua,

ternyata sudah cukup lama juga ya gua ga menulis di sini hehehe... well, akhir2 ini hidup gua lumayan datar jadi ya emang ga ada hal yang spesial buat diomongin.. atau gua harus bikin2 masalah biar ada yang bisa ditulis?? hmmm...

anyway, daripada kita buat2 masalah yg sebenarnya ga ada, sebenernya banyak hal yang kita anggep biasa2 saja bisa jadi luar biasa loh.. he? how come?? ya sudahlah anggep saja demikian huahaha..

jadi hari ini gua mau berbagi tentang suatu bagian dari kehidupan gua sebagai anak rantau, yaitu memasak! yup, memasak, benar sekali kawan..

jujur, waktu sebelum gua merantau gua sangat amat jarang sekali memasak... (mungkin beberapa dari kalian pun sampe sekarang juga ada yang bahkan tidak pernah memasak ya hehe...) yah habisnya, di rumah ada asisten ibu yang masakin.. kalau emang lagi gak ada makanan atau lagi jenuh sama masakan dia, tinggal jajan hehehe.. tapi semua itu berubah ketika gua merantau (bukan, bukan ketika negara api menyerang, gua ga ada gawe sama negara api) di mana gua mau ga mau harus memasak! oh no!!

dan di awal2 perantauan gua, gua terbekali dengan skill masak yang amat sangat minim! hahaha.. btw, pertanyaannya adalah:
kenapa gua harus memasak?? karena kalau gua ga masak, apa yang gua makan?
kenapa ga jajan di luar?? percayalah kawan, jajanan di negeri perantauan gua ini harganya pemerasan jahanam! kalau gua mengandalkan jajan, uang makan gua saja bisa membuat orang tua ku menjual tetangga ku hehehe...
okey... tapi makanan2 instan dan makanan2 yang tidak perlu dimasak selalu ada kan?? brilian!! inilah yang muncul di pikiran gua awalnya dan berusaha gua terapkan... tapi percayalah kawan, 3 minggu gua gak makan nasi lauk dan sayur, dan gua mulai kehilangan akal sehat gua!! hwhw lebay ah, tapi serius deh kalau gak masak gak bisa makan dengan layak dan cukup gizi gua hwhhw...

dengan bermodalkan semangat untuk makan enak, gua pun memberanikan diri untuk memasak.. dan hasilnya? masakan2 pertama gua... tidak lebih layak daripada makanan beruk hahaha.. asli deh, masak nasi kalau ga kekerasan kelembekan.. tumis ini dan itu biasanya keasinan hwhwh kadang2 ga mateng... bikin babi kecap (saya nonmuslim jadi jangan bilang saya menghianati ajaran agama ya hehe) lebih banyak kecapnya daripada babinya.. hahaha kalau diingat2 masakan2 pertama gua bahkan gua sendiri aja ga nafsu makannya hehhe...

namun dengan beberapa kali percobaan, gua pun mulai berkembang (bahasa inggrisnya flowering) dan masakan2 gua pun mulai layak dimakan hehehe... dan hari ini gua mau share tentang masakan gua hari ini hehehehe yaitu jengjengjengbleatkdungdungdungkamehameha:


umm... what was that again? itu adalah sebuah masakan yang gua namakan babi tumis bawang bombay spesial atau pada prinsipnya ini adalah semacam teriyaki hehehhe..

babi tumis bawang bombay spesial

bahan:
daging (bisa apapun gua rasa.. di sini gua pakai babi)
bawang bombay
bawang putih (sedikit saja)
kecap asin
kecap manis
sambal (buat yang suka pedas.. fleksibel, bisa ditambahkan sewaktu mau dimakan, atau tidak sama sekali)
garam
lada
gula/mecin
minyak goreng
(banyaknya daging dan bawang sebenarnya terserah kalian, tapi sebagai perbandingan aja gua pakai daging sekitar 350 gram dan bawang bombay 2 biji.. itu hasilny sangat banyak dan bisa untuk makan gua 3 kali lebih hehehe)

alat:
wajan
pisau dan talenan
kompor
(wtf ga penting sekali bagian ini hahaha)

metode pemasakan:
1. potong daging kecil, bawang bombay juga kecil, bawang putih lebih kecil2 lagi(ditumbuk juga boleh)
2. panaskan minyak di wajan, tumis bawang putih
3. dalam waktu singkat bawang putih biasanya sudah harum dan minyak sudah panas.. masukkan daging dan bawang bombay..
4. setelah beberapa saat bawang bombay mulai lemas dan menciut (yup, kebanyakan sayuran menciut kalau dimasak) dagingpun mulai matang.. tambahkan sedikit air untuk kuahnya..
5. bumbui dengan garam, kecap manis dan asin, lada, gula/micin, dan sambel, aduk rata..
6. kecilkan api, tunggu beberapa lama (agak lama) sambil sesekali diaduk2/diuwek2/apalah sebutannya.. ini saya namakan periode bumbu meresap ke dalam masakan..
7. setelah matang dan rasa memuaskan (cara taunya, dicicip lah hehe), angkat, ready to serve!!

nb:
1. bumbu2 boleh diganti dan dieksperimenkan sendiri hehe.. misalnya saja teriyaki yang asli pakai kecap asin kikkoman, kalau gua pake kecap asin biasa.. trus waktu masak tadi misalnya, gua pakai saos tiram.. tapi waktu gua makan, rasa saos tiramny ga signifikan jadi gua putuskan saos tiram ga cocok untuk masakan ini hehe..
2. waktu memotong bawang bombay, anda akan mengalami tekanan batin yang luar biasa untuk menangis.. kuatkan hati kalian!!
3. gua biasa nambahin air kuah untuk tumisan setelah tumisanny agak matang.. menurut gua sih kalau kuahnya ditambahkan dari awal rasanya jadi kayak rebusan dunk?? jadi gua membagi antara periode pematangan dan periode penguahan/pembumbuan...
4. untuk pemula, tambahin bumbunya sedikit demi sedikit!! cicip dahulu setiap kalinya.. bumbu kurang bisa ditambah, bumbu lebih mana bisa dikurang?? hehehe ini yang buat masakan gua awal2 selalu gagal...
5. untuk pro, gua adalah manusia yang tak luput dari kesalahan.. terlebih keahlian masak gua masih amat minim dan hanya berdasar pada pengalaman yang sedikit dan tanpa pengajaran siapapun... cmiiw dan kalau ada tips saya akan sangat menghargainya! hehehe..

menurut gua masakan ini cukup simpel dan untuk anda yang ingin mencoba memulai memasak, masakan ini cocok sekali hehehe... well, memasak emang ga mudah, tapi yang paling sulit menurut gua dari memasak adalah: memulainya!! yup, pertama gua mau memulai memasak, pikiran gua diliputi dengan: ah, gua ga bisa.. ah, nanti hasilnya gak enak.. dan sebagainya.. tapi, tahukah anda? jika anda tidak pernah gagal, artinya anda belum pernah mencoba!! yup, tiada keberhasilan yang sempurna tanpa ada kegagalan terlebih dahulu.. klise? ini pengalaman pribadi gua loh..

anyway, memasak itu tidak begitu sulit setelah anda mulai mencoba, dan juga sangat menyenangkan! hehehe

Sonntag, 2. Oktober 2011

what does a hero need??

salam olahraga

yo, tidak terasa september sudah berganti oktober ya hehe (basi, 1 oktober kan udah kemaren2... sori coi kmaren2 kan saya tidak sempat menulis hehe)

jadi begini... gua cukup menggemari sebuah game yg bernama defence of the ancient atau yg biasa kita sebut dengan DoTA (menggemari tidak sama dengan mahir ya, gua termasuk jajaran pemain terburuk dunia hwhw).. baru2 ini muncul kabar tentang sekuel nya yaitu DoTA 2 (datar ya, ga ada embel2nya gt hwhw) yang sudah rilis beta nya dan sempat diadakan turnamen dlm rangka beta testingnya.. sebuah game yg menarik, yahh dota dengan grafik yang dipercantik lah hehe sedangkan dari sisi gameplay saya kurang tahu juga.. tapi gua ga ingin membahas tentang game ini hari ini..

awal dari topik yang ingin gua bahas adalah ketika gua nonton trailer/ teaser dari game DoTA2 tersebut..
videonya sebagai berikut:


gmn? keren kan?? hwhw... ups, bukan keren atau tidaknya sih yang ingin gua bahas.. menonton trailer ini, pikiran gua tiba2 terstimulasi dengan pertanyaan si gendut di video tersebut..

"what does a hero truly need?"

hmm.... pernah ga sih kalian berkeinginan atau bercita2 jadi pahlawan?? minimal pas kecil lah ya ada gt keinginan mau jadi superhero hehe.. hayoo ngaku!! kalau saya pribadi, dulu pengen jadi kamen rider, atau yg biasa kita kenal dengan nama:
yup.. SATRIA BAJA HITAM!!! hahaha!!!!! 

hmm... mimpi masa kecil itu indah ya hehe.. but seriously, ada ga sih di antara kalian yang sampai skg masih berangan-angan jadi hero? kalau gua pribadi ya, meskipun bukan jadi satria baja hitam, gua punya cita2 melakukan sesuatu yang heroik..

kembali ke tema kita.. oke, asumsikan gua dan kalian ingin menjadi seorang hero.. what does a hero truly need? gmn cara kita bisa jadi hero? apa yg kita butuhkan??

kalau gua kutip dari jawaban si om gendut yg di trailer itu ya, dia bilang:
"well, that depends much on the hero"
hmm, semua tergantung dari pahlawan itu sendiri... hah? maksud??

hahaha.. jadi kalau menurut si gendut, tergantung hero itu adalah hero macam apa... jawaban si om gendut dilanjutkan dengan apakah hero tersebut mementingkan strength (tenaga), agility (kecepatan), atau intelligence (kepandaian).. well, sebenernya ini aspek dari game, karena di game dota tersebut emang ada 3 klasifikasi hero yaitu type strength, agility, atau intelligence.. tapi jawaban si om gendut, kalau dipikir2 ada benernya juga loh...

kalau kita melihat dari hero2 yang kita tau sehari2, emang seorang hero itu biasanya punya salah satu, atau bahkan 2 atau 3-3nya dari strength, agility, atau intelligence..
1. hero tipe strength yang mengandalkan kekuatan dalam aksinya sebagai pahlawan smisal the hulk, superman, spiderman..
2. hero tipe speed yang mengandalkan kecepatan sebagai kekuatannya misalnya the flash, spiderman (daripada tenaga, poin penting dia lebih ke kelincahan dia loncat2 kalau menurut gua), atau hokage keempat..
3. hero tipe intelligence di mana otak adalah karunia terbesar manusia.. sebenarnya sih, kalau di game nya maksud dari intelligence ini adalah kekuatan magic atau sihir macem harry potter gitu.. tapi kalau kita ambil pengertian intelligence = kepandaian, hero2 dunia nyata biasa nya masuk ke tipe ini loh (yaialah di kenyataan mana ada kekuatan super atau kecepatan super hwhw).. misalnya:
oh,oh siapa dia?? beliau adalah seorang sosok yang sangat gua kagumi, sosok "real-life hero" bagi gua yang bernama jenderal besar soedirman.. yup, jenderal soedirman gua klasifikasi kan sebagai hero inteligence karena sosok beliau jauh dari strength dan agility (wong pas perang aja lagi sakit tbc ke mana2 ditandu) tapi kemampuan taktik beliau ga bisa dipandang sebelah mata.. bahkan taktik perang gerilya yang beliau kerap andalkan jadi standar taktik guerilla warfare yang digunakan negara2 lain, misalnya waktu perang vietnam (gua pernah baca ini entah di mana, tp cmiiw ya mungkin ingatan gua berkarat wwhw)

so, bisa dirangkum bahwa untuk jadi seorang pahlawan atau hero, kita butuh tenaga, kecepatan, atau intelegensi.. really?? well gua manusia biasa, ga bisa jadi hero dunk?? hixhixhix... hmmm tunggu dulu! sepertinya ada hal lain selain itu semua...

gua inget dulu pernah baca sebuah berita di internet yang isinya 2 orang bocah sd yang diberi penghargaan sm kepolisian.. jadi isinya kalau ga salah, 2 bocah asal somewhere in indonesia (gua lupa hwhw) lagi jalan melewati rel kereta api.. nah mereka liat rel terebut ada yang bautnya hilang (kemungkinan dicuri orang).. mereka kontan melapor ke kantor polisi setempat.. pihak yang berwenang (dlm hal perkeretaan, gua kaga tau namanya hehe) langsung dihubungi dan secepatnya rel tersebut diperbaiki.. menurut berita tersebut sikap kedua bocah tersebut benar2 heroik, karena kalau rel tersebut ga cepat2 diperbaiki akan sangat membahayakan kereta yang lewat di atasnya..

setelah menyimak berita di atas, gua menyadari 1 hal yaitu, kedua bocah ini menjadi pahlawan tanpa menggunakan tenaga, kecepatan, maupun kepandaian!! wow, jadi sebenernya bukan ketiga itu yang memuat seseorang jadi pahlawan?? so, what does a hero truly need then??

hmm... gua berpikir2 dan mencapai suatu pencerahan.. spiderman misalnya, dengan kekuatannya dia memberantas penjahat2 berbahaya yg ada di kotanya.. tapi kalau logika kita berpikir, kenapa dia ga jadi bos penjahat aja?? dengan kekuatannya dia bisa menguasai penjahat2 berbahaya tersebut, membentuk organisasi kejahatan, dan menguasai dunia gyahahahahahaha!!!! tapi serius, daripada menjadi pahlawan dan bekerja sebagai reporter di kehidupan aslinya, dia bisa hidup lebih makmur kalau dia jadi perampok bank misalnya, itu menurut gua.. tapi spiderman memegang suatu prinsip yang membuat dia berjalan di jalan sebagai hero, dan bukan penjahat yaitu: with great power, comes great responsibility.. kekuatan yang besar membawa tanggung jawab besar..

kalau gua perhatikan, kebanyakan hero punya mindset serupa seperti spiderman.. misalnya saja : "aku akan menghentikan perang dan memutuskan rantai kebencian ini!!" - naruto uzumaki.. atau: "pertahankan rumah dan pekarangan kita sekalian" - jenderal besar soedirman... dan masih byk lainnya... gua mencapai konklusi bahwa : yang dibutuhkan seorang hero adalah, alasan dan motivasi kuat untuk menjadi seorang pahlawan!!

yup.. alasan dan motivasi.. sesederhana apapun itu, dapat mengubah jalan hidup seseorang.. apakah saya ingin menjadi pahlawan agar dipuja orang? apakah saya ingin jadi pahlawan untuk membanggakan ibu saya di kampung? alasan dan motivasi diri, sesederhana apapun, bisa membuat seseorang dengan power sekalipun menjadi penjahat, atau seseorang yang tanpa power apapun sekalipun (kedua bocah sd di atas) jadi seorang pahlawan..

sampai hari ini, gua masih bermimpi menjadi seorang pahlawan.. dan gua percaya, akan datang suatu hari di mana gua akan menjadi seorang pahlawan... do you belive that you could become a hero?? dream high, my friend...